Skip to main content

Apa yang kita fikirkan

Hallo sobat pembaca apa kabar..? Hari ini penulis baru tiba di kota tangerang, setelah kemarin dapat undangan ke daerah pandeglang-Banten. Walau badan terasa cape dan fikiran terasa tak menentu, tapi saya admin jenius akan selalu membagikan artikel-artikel yang bermanfaat untuk pembaca tercinta.


Maklum, hidup ini harus dinikmati. Karena jika fikiran santai maka hidup akan santai. Jika fikiran sedang mumet maka hidup akan mumet. Karena kualitas hidup ini tergantung dari apa yang kita fikirkan..! Semuanya tergantung dari apa yang kita rasakan di dalam fikiran kita sendiri. Jadi kunci utama hidup itu ada pada fikiran.

Ketika sampai di rumah kebetulan pula ada yang curhat tentang masalahnya. kebetulan sekali bisa buat tambah artikel baru dan tambah wawasan baru, yang bisa penulis bagi untuk sobat pembaca. Sepertinya kehidupan penulis selalu di kelilingi kebetulan..he..he. 😁

Buka rahasia sedikit, sebenarnya kebetulan itu bisa kita setting sesuai dengan keinginan kita. Kuncinya di atas tadi, yaitu tanamkan di dalam fikiran anda bahwa anda selalu di kelilingi kebetulan.

Sobat penulis yang satu ini berasal dari kalimantan, ia curhat mengenai perasaan yang sedang galau menjelang pernikahan. Sebut saja namanya rara, rara ini bingung dengan perasaan yang tidak bisa bersatu dengan fikiran logikanya, yang menyebabkan bingung dalam mengambil keputusan.

Akhirnya saya pun memberikan saran agar ia berdamai dahulu dengan fikirannya. Pertanyaannya berdamai seperti apa..? Sebagaimana kita ketahui bahwa di dalam otak manusia itu ada fikiran sadar/logika dan ada fikiran bawah sadar/tanpa logika.
Nah biasanya perasaan bingung itu terjadi karena ada sebuah data di fikiran bawah sadar yang tidak mau mendukung fikiran sadar/logika. Nah data-data inilah yang selama ini memprogram diri kita. Lalu bagaimana solusinya, yaitu buang dan ganti data tersebut agar mendukung fikiran kita.

Maksudnya buang disini adalah buang semua fikiran-fikiran yang bersifat negatif atau tidak mendukung kita seperti tidak yakin? khawatir, kurang pede, takut gagal dan lain-lain.

Kemudian ganti data-data yang ada di fikiran bawah sadar itu dengan data yang mendukung atau bersifat positif seperti saya harus yakin, saya pasti bisa, ini yang terbaik dan lain sebagainya.

Jadi sebenarnya apa yang kita fikirkan dan kita yakini maka itulah yang akan tertarik masuk kedalam kehidupan kita, baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif. karena hidup ini berawal dari apa yang kita fikirkan..!

Baiklah penulis mohon pamit, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat pembaca.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar