Koreksi Mas Bro Atas Bimbim

Hallo semua..! Terima kasih selalu berkunjung ke blog ini. Baik secara terang-terangan maupun secara diam-diam, selamat datang dan selalu hadir di blog ini.


Akhirnya sampai juga kita pada hari yang di nanti, yaitu hari kemerdekaan negara kita yang ke 71, semoga perayaan tahun ini bisa berjalan dengan lancar.
Kemarin sore , tatkala admin Sedang asyik bersantai ria memancing di sebuah danau terjadi banyak sekali keanehan.

Ya.. bukan sebuah keanehan bila kita bisa mengupasnya dalam sudut pandang yang berbeda. Keanehan itu bisa terjadi jika kita bisa berfikir secara aneh dalam sudut pandang masyarakat umum.

Ku buka perbekalan yaitu satu termos kopi susu panas dan beberapa potong kue goreng pisang spesial kesukaan ku
Sambil menunggu ikan menarik pancingan yang sudah 10 menit yang lalu belum juga ada respon. Akhirnya ku nikmati kopi dan pisang goreng sambil menunggu datangnya inspirasi he..he.. 😉

Benar saja, dua menit berlalu ada yang mengajak bicara lewat frekuensi tingkat tinggi.

Bimbim : mas bro.. hidup dari hari ke hari sepertinya makin banyak saja orang yang benci, iri dan memfitnah..? Apa karena di sebabkan rupaku yang terlalu tampan ya 😂

Mas bro : he..he.. biarkan saja hidup di dunia banyak fitnah mas bimbim, banyak yang menghina, banyak yang mencaci dan membenci, jadikan itu semua sebagai proyek untuk memperkuat iman di hati kita.

Mas bro : bukankah orang yang beriman itu akan di uji tentang keimanannya. Justru dengan adanya ujian itu kita harus semangat bahwa Sang Pencipta secara tidak langsung memberikan soal kepada kita.

mas-bro-mancing.jpg

Mas bro : Apabila kita lulus, bisa jadi akan ada kenaikan derajat menjadi golongan orang-orang yang sabar. Bisa juga kita mau di tempatkan di tempat yang penuh kenikmatan.

Mas bro : karena penilaian Sang Pencipta itu bukan dilihat dari rupa dan pangkat, melainkan tergantung dari kebersihan hati.

Bimbim : katanya tahlil untuk orang yang meninggal ya..?

Mas bro : benar, tahlil itu untuk orang yang mati, mati apanya dulu..?

Bimbim : mati apanya..?

Mas bro : mati hatinya..!

Mas bro : dimana manusia itu sedang di tutupi hawa nafsunya, berarti hati kemanusiaannya sedang mati. Makanya di ingatkan dengan mengucap "Laa Ilaha Ilallah" , semoga saja bisa kembali ke jalan Allah.

Bimbim : memangnya ciri-ciri orang yang hatinya mati apa mas bro..?

Mas bro : he..he.. 😉 yaitu sedang kebingungan, sedang kesusahan, sedang sedih, galau, sedang cemas, sedang ketakutan. Itulah ciri-ciri hatinya sedang mati.

Mas bro : bukankah apabila ada tetangga atau saudara yang sedang meninggal orang yang di tinggalkannya itu pasti sedih, bingung, merasa tidak ikhlas dan sebagainya.
Berarti orang itu hatinya sedang mati.

Mas bro : hati itu "orang dalem" kubur mas bimbim..!

Bimbim : "orang dalem" kubur..! Maksudnya..?

Mas bro : tempatnya hati kan adanya di dalam jasad. Kemudian di kelilingi oleh pagar..!

Bimbim : pagar apa mas bro..?

Mas bro : pagar itu maksudnya tulang dada yang menutupi hati.

Mas bro : jadi, tempatnya hati itu ada di dalam kubur karena ketutup oleh jasad dan di pagari tulang dada. Makanya alam kubur itu gelap..!

Mas bro : alam kubur itulah yang seharusnya sering-sering diberi 'talkin', maksudnya sering-sering di ingatkan, diberi tahu semoga saja terdengar dan hati jadi sadar 😀

Bimbim : kata orang alam kubur itu gelap mas bro..?

Mas bro : tapi bisa alam kubur itu terang, kalau manusia itu bawa patromak kedalam ! 😀 Maksudnya manusia itu harus bawa ilmu..! Karena ilmu adalah sumber penerang bagi kita yang belum mengerti dan paham. Ilmu di ibaratkan sebagai sumber cahaya bagi orang-orang yang ingin selalu mendapatkan petunjuk.

Bimbim : mas bro bisa saja nih..! 😉

Mas bro : he..he.. 😎 makanya jika ada soal atau sesuatu yang belum kita pahami dengan utuh jangan di simpulkan terlebih dahulu. Bisa kacau karena kita tidak memahami maksud dan tujuannya. Pelajari dahulu dengan teliti, jangan sampai salah memutuskan.

"Harus pelan-pelan kita kupas dulu, agar bisa membedakan mana kulit dan mana isinya"

Setelah kita mengetahui dan paham perbedaan kulit dan isi, barulah soal itu bisa kita cerna dengan mudah.

Baiklah sobat pembaca semua dilanjut baca yang lain, penulis mau melanjutkan mancing dulu ok 😁 Siapa tahu nanti ada bidadari yang turun dari kayangan mau ikut ngopi he..he.. 😍
Peace and love to Indonesia 👍
"Mengoreksi diri itu bagian dari mengenal diri"
Advertisement

4 Responses to "Koreksi Mas Bro Atas Bimbim"

  1. Wah, mancing mania apa mancing ikan ini? Mancing dua-duanya. hehe

    Benar juga kata mas Bro, suatu masalah kalau belum jelas jangan lantas cepat menyimpulkan, pelajari dulu supaya tak ada kesalkah pahaman.

    ReplyDelete
  2. @Lisa Nel
    He..he..
    Yup, harus lebih teliti dalam memutuskan suatu perkara

    ReplyDelete
  3. Ya. Selain bawa petromak ke alam kubur, sebaiknya bawa kipas angin juga,mas. Biar adem.

    Hah? Lipas angin?

    Ya. Kipas angin.
    Maksudnya, jangan suka iri dan dengki terhadap sesama. Biar pikiran dan hati jadi adem. Wkwkkww

    ReplyDelete
  4. @Djacka Artub
    He..he..
    Betul, bisa juga seperti itu 😂

    ReplyDelete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!