Ilmu Pacul Ke 7 (Menemukan Emas)

Mendengar kata emas saya yakin anda semua pasti penasaran akan isi artikel ini. Ya, artikel ini merupakan artikel lanjutan dari sebuah pencapaian ilmu pacul yang saya buat berseri, agar anda semua bisa memahaminya secara perlahan-lahan.

Emas Batangan

Ilmu tanpa adanya pengetahuan maka akan sulit untuk dipahami. Adanya pengetahuan karena hasil dari sebuah pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain yang sudah terlebih dahulu mengalami. Nah, hasil dari pengalaman diri sendiri dan pengalaman orang lain inilah yang bisa menjelaskan sebuah ilmu dengan lebih dalam.

Pada bagian kelima dari ilmu pacul adalah tentang sebuah pencapaian menemukan sumber mata air yang jernih. Dan pada bagian ini kita akan mencoba menerobos lebih dalam lagi. Karena jika kita menggali terus sebuah ilmu maka pencapaiannya akan sangat berbeda-beda.

Dan pada sesi kali ini, saya akan mencoba menyuguhkan sebuah pencapaian menemukan tambang emas dalam bentuk bahasa filosofi atau filsafat. Jika menurut pemikiran orang awam rasanya tidak mungkin bisa mengaitkan ilmu pacul dengan tambang emas. Akan tetapi, semua yang ada dibumi ini semuanya serba kemungkinan.

Dan kemungkinan juga terbagi menjadi dua, yaitu kemungkinan berhasil dan kemungkinan gagal. Kegagalan bukanlah sesuatu yang buruk, kegagalan adalah bagian kecil dari sebuah proses yang berlangsung secara terus-menerus. Jangan pernah takut gagal, karena kegagalan itu bisa menjadi sebuah pelajaran yang amat berharga.

Bila kita terus menggali bisa jadi kita akan menemukan emas. Apa itu? Emas adalah sebuah logam mulia yang sangat berharga. Karena memiliki keunikan tersendiri maka harga jualnya pun sangat mahal. Selain dari itu emas juga memiliki karakter yang tidak dimiliki oleh logam lain, artinya dibumi ini hanya emas yang memiliki karakter tersebut dan tidak bisa dipalsukan.

Advertisement
Karakter khusus yang dimiliki emas ini menjadi daya tarik semua manusia. Bahkan dari warna emas itu sendiri menjadi sebuah simbol kejayaan dan status dimasyarakat.

Dalam status sosial emas juga menjadi ciri khas pembeda kaum, padahal emas tetaplah sebuah emas, logam mulia yang memiliki karakter khusus ini memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan manusia.

Lalu apa sebenarnya yang bisa kita pelajari jika seseorang telah menemukan emas dalam masa penggalian yang terus-menerus. Simbol apa saja yang sebenarnya ingin diajarkan kepada kita bila menemukan emas tersebut?

Untuk mengupas lebih dalam sebaiknya kita menariknya kedalam diri sendiri dengan menggunakan bahasa filosofi. Emas adalah logam mulia, itu hanyalah sebuah simbol saja. Maksudnya Emas sebenarnya ingin mengajarkan kepada kita bahwa jadilah manusia yang memiliki karakter khusus seperti emas, agar dalam hidupnya memiliki nilai yang tinggi.

Selain itu pula, emas akan tetap menjadi Emas dimana pun ia ditempatkan. Sebagai contoh, jika ada emas ada di selokan maka orang akan menyebut itu Emas. Jika Emas berada di tong sampah maka orang akan menyebut itu Emas. Artinya dimana pun Emas ditempatkan namanya tidak berubah.

Emas sebenarnya memberikan pelajaran kepada kita agar memiliki sifat seperti itu. Ketika ditempatkan dimanapun maka ia tidak berubah. Emas mengajarkan manusia agar otentik atau asli dan murni tanpa rekayasa. Jika sifat utama anda adalah selalu jujur pertahankan kejujuran anda, karena jika anda tidak berubah maka anda disebut otentik.

Emas memang diciptakan Tuhan bukan hanya untuk sebuah perhiasan dunia saja, melainkan juga bisa menjadi sebuah pelajaran hidup yang sangat berharga. Apa pun yang anda gali tentu akan membuahkan hasil, selama anda serius dan mau menjalankannya dengan sabar.

Emas hanyalah sebuah pencapaian sederhana dari para pelaku dan pencari kesejatian yang terus menggali tanpa mengenal lelah. Karena masih banyak pencapaian yang akan kita jumpai diperjalanan nanti, jika anda terus menggali dan menemukan pencapaian-pencapaian baru.

Selamat menggali dengan pacul yang sudah ada pada diri anda masing-masing. Sampai bertemu dipencapaian berikutnya.

Advertisement

22 Responses to "Ilmu Pacul Ke 7 (Menemukan Emas)"

  1. Benar sekali ya, Mas, emas akan tetap menjadi emas meski di mana pun ditempatkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali..
      Karena emas memiliki karakter otentik

      Delete
  2. filosofi pacul memang sangat makjleb jika kita menyempatkan diri untuk merenungkannya,jika kemudian kita menemukan emas...ya Alhamdulillah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin.. Semoga emas bisa pada datang kerumah 😂 admin.. He..he..

      Delete
  3. liat emas batangan jadi kepengen coklat
    warnanya kaya bungkus coklat hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. He..he..
      Bungkus coklat memang meniru warna emas, biar mudah laku dan laris

      Delete
  4. Emas tak akan berubah menjadi perak sebab itu menggali emas akan membuat diri bahagia dunia akhirat. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih bahagia lagi jika ada yang mengirimi emas batangan kerumah admin..

      Delete
  5. dengan pacul banyak ilmu yang digali, mantap.
    orang jawa e-masnya gede :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. He..he..
      Emas memang banyak dijawa, makanya nama panggilan seorang kakak laki-laki disebut Mas..!

      Delete
  6. logam mulia 'mas' dicari karena mas tetaplah mas walau terserak karena kemuliaannya, bukan mas sembarang mas ya hehe

    ReplyDelete
  7. Di rumah saya banyak mas, pokoknya bayak mas deh di sekitar saya, soalnya saya selalu memanggil mas pada pria sebaya dengan saya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow.. Ternyata menyimpan banyak 'mas ya..??

      Delete
  8. Tulisan yang sangat menginspirasi.

    ReplyDelete
  9. Emas memang sebuah logam mulia yang sangat berharga.
    Dan dalam ilmu pucuk kali ini, mengajak kita untuk menggali emas yang ada pada diri kita sendiri.
    Marilah kita terus menggali agar kita menemukan emas itu dan membuat hidup kita menjadi lebih mulia.

    Eh, mas Indra tahu nggak? Kisaran harga emas saat ini berapa? 😂😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. He..he..
      Harga emas hari ini kurang lebih 590.000/gram..

      Delete
  10. Andaikan filosofi terbentuknya emas itu bs dijadikan filosofi dalam menjalani hidup .....itu baru luar biasa ya mas ya....tp kebanyakan manusia tidak menyukai prosesnya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. He..he..
      Kebanyakan dari manusia memang kurang sabar dalam berproses

      Delete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!