Fenomena Toko Online

Well, bagi manusia pakaian merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi (primer) dalam hidup ini selain sandang dan pangan. Karena, bagaimanapun juga pakaian adalah alat penutup Anggota Tubuh yang dimana sangatlah ’WoW’ jika dilihat orang tanpa selembar apapun yang nangkring dibadannya.

Ilustrasi Tokopedia Online

Di jaman Purba, pakaian bukan hal penting. Yang dianggap vital bagi mereka adalah Pangan untuk melanjutkan kehidupannya, sedangkan papan tidak harus dipenuhi dalam bentuk yang sempurna, cukup untuk melindungi diri dari panas, dingin atau serangan cuaca. 

Lain lagi di jaman Sejarah, dimana manusia sudah berfikir tentang pentingnya fungsi pakaian untuk menutup organ vitalnya walaupun mereka masih belum memiliki konsep tentang kesopanan sebagai mahluk yang memiliki akal, rasa dan hati. 

Memasuki Era Selanjutnya, manusia mulai menganggap pakaian memiliki fungsi sebagai kepantasan sebagai makhluk yang mempunyai harga diri. Segala hal yang dikenakan manusia pada masa itu bertujuan untuk menutupi rasa malu sekaligus mencirikan manusia terhadap apa yang akan dikerjakannya dan juga melambangkan wilayah atau asal mereka berada. 

And then, piye kanggo Zaman Modern seperti sekarang ini? Kayaknya, pakaian sudah tidak dijadikan lagi sebagai kebutuhan yang bersifat mendasar, yaitu Menutup Aurat dan kepantasan umum dalam menjaga harga diri dan martabat manusia yang memiliki akal, rasa, dan hati. Tapi, pakaian sudah dijadikan obyek komersial dan trend gaya hidup yang sering tanpa mempertimbangkan aspek kepantasan harga diri sebagai manusia. 

Sebagai contoh, jika ada orang yang berpenampilan Sexy dengan pakaian serba Mini. Maka, kemungkinan dia tidak seratus persen menjaga harga diri tapi, bagaimana dirinya menjadi perhatian banyak orang agar dianggap memiliki body yang ’Cetar Membahenol’, atau hanya mengikuti Trend Busana (fashion).

Advertisement
• • • • • •

Dan saat ini, trend pakaian sudah lebih berkembang lagi. Zaman dahulu orang ramai berbelanja dengan datang langsung ke toko tradisional atau Supermarket. Dan sekarang sedang populer berbelanja online. Anda tidak perlu datang langsung ke toko atau Supermarket terkenal, karena anda hanya cukup melihat lewat sebuah kotak hitam yang bernama Smartphone.

Saat ini anda bisa dengan mudah mendapatkan semua barang yang anda cari lewat toko online seperti :

1. Lazada
2. Blibli
3. Tokopedia
4. Shopee
5. Elevania
6. Zalora
7. Alvitayani

Dan masih lagi toko online yang bertebaran didunia maya ini, baik skala lokal maupun internasional. Sangat praktis bukan, anda tidak khawatir kecopetan atau bertemu sang mantan dijalan..! 😂

Well, bukankah sekarang lebih praktis dan simpel. Makanya tidak heran jika segala jenis pakaian wanita yang populer adalah yang simpel dan supermini. Agar terlihat sisi-sisi yang bisa membuat kaum adam terhipnotis. 😪

Begitu juga dengan saya sendiri, he..he. Dulu, semasa saya masih muda dan super ganteng, rambut hampir sepinggang (mungkin anda pernah melihat foto di FB saya, itu dulu lho saat baru turun dari Kayangan), celana jeans robek di lutut, kaos yang gelap adalah favorit admin, gelang tangan yang necis, huft! Itu semua tujuannya untuk saya perlihatkan kepada orang lain bahwa saya unik, beda, full trend, metal, dan yang pasti tidak ketinggalan jaman. Dan yang pasti menjadi rebutan para gadis kembang desa.. 😂

Seperti itulah potret sebagian muda mudi yang berjiwa dinamis yang hanya dalam pandangan luarnya belaka. Mereka atau saya sendiri yang berpenampilan begitu biasanya bila ada yang mengingatkan, paling-paling jawabannya, “ahk... Penampilanku seperti ini hanya mengikuti Trend saja kok” atau “yang penting cara berpakaianku tidak selalu berbanding lurus dengan kepribadianku”. 😅

What? Mungkin betul bisa dibilang begitu. Namun, (menurut pengalamanku sendiri nih), awalnya sih masih bisa menjaga penampilan dengan kepribadiannya, tapi lama kelamaan akan terbawa oleh penampilannya. 

By the way, semoga saja contoh diatas tidak sampai terjadi kepada para dhemit sekalian yang masih suka dengan penampilan yang katanya Cool Abis ala Selebritis. 😅

Advertisement

6 Responses to "Fenomena Toko Online"

  1. Tren memang terus berubah, tapi tidak semua tren harus diikuti apalagi bila bertentangan dengan akidah dan hati nurani
    saatnya hijrah jangan tunggu usia tua karena maut tdk menunggu tua 😀
    fenomena toko online harus bisa disikapi secara positif, misalnya untuk mendapati kemudahan saat berbelanja kebutuhan
    semoga toko online yang ada sukses dan berkah aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..
      Semoga toko online bisa mendapatkan keberkahan dibulan ramadhan ini.

      Delete
  2. Wah, saya kok nggak lihat ya foto mas admin yang rambut panjang celana robek? Apa karena saya kurang memperhatikan? :)

    kalau tren masa kini tak dipungkiri lagi meningkat pesat tapi tentunya kita juga harus bijak mengikuti tren karena kalau tidak jadi keblablasan.. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sebaiknya jangan terlalu diperhatikan, takutnya sampean kepincut he..he 😂

      Delete
  3. Ga cuma kaum adam aja yang terhipnotis, kadang kaum hawa aja syok sendiri liat yang mini-mini hihihi
    Setidaknya kita mengingatkan, didengar atau tidak urusan doi sama yang diatas deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. He..he..
      Wew, ternyata syok juga ya.. 😂

      Delete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!