Skip to main content

Persiapan Diri Menyambut Ramadhan

Bulan ramadhan akan segera tiba, seluruh umat muslim dunia akan bersiap memasuki bulan suci ini dengan penuh kegembiraan dan suka cita.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa bulan ramadhan adalah bulan penguji bagi setiap muslim untuk menahan segala hawa nafsu baik yang lahiriah maupun yang bathiniah.

Kurma & Cangkir Perak

Penyambutan bulan ramadhan bukan hanya terjadi pada bangsa manusia saja. Banyak saudara kita yang tinggal didimensi astral pun melakukan hal serupa. Hal ini admin ketahui ketika kemarin malam berselancar kedimensi astral mereka.

Dari mulai menstok sembako untuk satu bulan penuh, menyapa sanak saudara jauh, nyekar ke makam orangtua maupun kakek nenek sampai membersihkan masjid-masjid untuk digunakan untuk ibadah sholat wajib maupun taraweh nanti.

Dan saya yakin, anda pun sedang sibuk mempersiapkan semuanya agar ibadah selama bulan ramadhan ini berjalan dengan lancar, damai dan tanpa kendala.

• • • • • •

By the way, Tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu adalah hal yang tidak baik, Karena terburu-buru atau tergesa-gesa dalam menghadapi segala sesuatu tidak membawa kebaikan sedikitpun. Sikap tersebut hanya akan merugikan bagi dirinya maupun orang lain. 

Dari Sahal Ibnu Sa'ad ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Tergesa-gesa adalah termasuk perbuatan setan” (HR. Tirmidzi. ) Maksud Hadist di atas adalah bahwasannya sifat tergesa-gesa merupakan sifatnya syetan, adapun Allah dan Rasulullah telah melarang kita untuk bertasyabuh / menyerupai terhadap syetan. So, bagi anda yang selalu tergesa-gesa sebaiknya berpikir lagi dua kali agar anda tidak terlalu gegabah bertindak terhadap sesuatu. 

Kita diajarkan untuk memiliki sifat sabar, tenang, pelan, santai tapi pasti dalam menghadapi segala masalah. Bahkan dalam sholat berjama’ah pun ketika kita tertinggal roka’at, kita diperintahkan untuk tetap tenang, tidak terburu-buru. Banyak kejadian di masjid-masjid, jama’ah yang tertinggal sholat berlarian mengejar imam agar dapat sholat dengannnya. Menurut hadis Nabi di atas, ini tidak benar. Sebagai makmum masbuq, kita tetap tenang dan jangan tergesa-gesa..! 

Akan tetapi, ternyata ada juga sifat tergesa-gesa yang baik yang sangat dianjurkan dalam pelaksanaannya. Hatim al-Asham ra berkata, “Terburu-buru itu dari syetan, melainkan lima perkara”. 

1. Memberi makan tamu ketika dia datang. 

Sebagai wujud memuliakan tamu, hendaknya kita menyajikan tamu sesuai dengan kesanggupan yang kita miliki. Jangan sampai tamu sudah jauh-jauh datang kerumah kita dengan muka seperti korban kelaparan, kitanya hanya cuek. Malah yang keterlaluan ada yang sampai tega bilang begini, “eh.. Lo datang kesini pastinya banyak duit nih, traktir gw donk.. Kebetulan, emak lagi gak masak, hikz!” 😪

2. Mengurus jenazah ketika seseorang meninggal dunia

Mempercepat pengurusan jenazah adalah Sunah Rosululloh Karena, pada hakikatnya jenazah itu baik, maka secepatnya menuju kebaikan. Jika ada yang menundanya dengan alasan menunggu keluarga yang belum datang, apalagi sampai keesokan harinya, apa kita tega jika nanti doi malah pergi sendiri kekuburan dengan alasan, “ahk... Dah capek bro, kelamaan nunggunya nih... mending berangkat sendirilah, huft!" 😪

3. Menikahkan anak perempuan / laki ketika telah mencukupi umurnya 

jika seseorang telah siap untuk membina rumah tangga, maka menyegerakan dalam pernikahan adalah sebuah keharusan, terlebih pada seorang wanita. Apakah bapak / ibu mau jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dengan anak kita seperti kisah dibawah ini : 

Anak : “Bu.. saya mau jujur, tapi jangan marah ya?” 😆
Ibu : “Iya nak, jujur aja... Ada apa sayang?” 😆
Anak : “Kayaknya.. saya hamil bu, huuaa..” 😪
Ibu : “ngomong apa sih kamu? pamali nak!” 😓
Anak : “Bener bu, soalnya.. akhir² ini saya mual²..” 😪
Ibu : “gak mungkin nak.. Gak mungkin..!!” 😥
Anak : “sekarang aja saya ngidam rujak lho bu..” 😪
Ibu : “Istigfaaaarrrr TONO.. kamu nggak mungkin hamil.. kamu kan.. Oh tidakkk...!!” 😥

4. Membayar hutang kalau sudah waktunya

Kalau sudah jatuh tempo, hutang kita harus segera dibayarkan. Begitu juga janji, kalau kita sudah janji harus segera kita tunaikan. Jangan sampai ada yang nagih saja baru dibayar, itupun di cicil. Malah yang di khawatirkan sudah ada niatan untuk tidak membayarnya, semisal dengan cara, masuk kulkas ketika di tagih, janji bulan depan terus sampai habis bulannya, pura-pura gila, minggat, dll. Kalau sudah begitu, resiko anda di akhirat tidak ada obat penawarnya. 😪

5. Tobat dari setiap dosa yang telah diperbuat

Kita diperintahkan untuk segera bertobat atas dosa yang telah kita perbuat. Ketika kita berdosa, kita jangan santai, diam, slow atau cuek bebek sehingga kita lupa memohon ampun. Lama kelamaan, kalau dosa itu sudah menumpuk akan susah dihapus. Do’a kita tertunda karena ada himpitan dosa. Atau yang perlu diwaspadai, ketika mau bertobat eh, keduluan The Death Angel menghampiri kita, hikz.. 😓

• • • • • •

Nah bagi anda yang secara kebetulan bersinggungan dengan 5 hal diatas harap diperhatikan. Karena beberapa hari lagi kita sudah memasuki bulan suci ramadhan. Dan saya yakin anda pasti ingin melaksanakan ibadah puasa dengan tenang bukan..!

Oleh karena itu ayo persiapkan diri anda dengan matang menyambut datangnya bulan ramadhan ini. Karena bulan ramadhan tahun 2017 ini adalah bulan yang sangat spesial. Jika secara kebetulan anda sedang memborong buah kurma untuk buka puasa nanti tolong ingat saudaranya juga dibelikan. Dan jika ingat juga kepada admin blog ini dan ingin memberikan kurma, admin dengan senang hati tidak akan menolaknya. 😂

Nah, segitu dulu celoteh dari admin, karena admin pun sangat sibuk menghadiri undangan di kayangan malam nanti. Jika ada hal yang ingin ditanyakan silahkan ditanyakan dikolom komentar, siapa tahu admin bisa menjawab keluh kesah anda selama ini. Dan satu hal lagi, tolong jangan rebutan dan tergesa-gesa berkomentar disini ok..! 😂

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar