Skip to main content

Cara Agar Terhindar Dari Pengaruh Ilmu Pelet

Di zaman yang sudah modern ini bukan tidak mustahil masih saja ada yang menggunakan ilmu pelet. Ya, itu semua tidak bisa di pungkiri oleh kita. Ilmu ini memang sudah sejak masa silam berkembang dengan baik.

Berdoa

Karena sejarah ilmu-ilmu tersebut sudah ada sejak zaman dahulu kala. Ilmu-ilmu pelet tersebut beralih dari zaman ke zaman dan di wariskan lewat para guru dan sesepuh yang mempelajari ilmu tersebut sebagai pengetahuan dan pelajaran hidup pada masa silam.

Hingga pada masa sekarang ini, yang bisa dikatakan sebagai zaman serba canggih dan era kemajuan ilmu dan teknologi. Ilmu pelet tersebut tetap berdiri kokoh laksana gunung yang diterpang angin. Maksudnya selalu ada dari zaman ke zaman.

Namun dibalik semua itu, tetap saja ada sisi dan dimensi yang tidak bisa kita jangkau oleh logika kita. Dan ilmu pelet tersebut hanya bisa dijangkau pada wilayah spiritual atau metafisika. Dan manusia harus menyadari semua itu sebagai pelengkap dan bumbu kehidupan yang beragam.

"Manusia yang sempurna adalah mereka yang menyadari dirinya sendiri dan menerima segala kekurangannya."

• • • • • •

By the way, di negara kita khususnya sebagai negara yang memiliki budaya timur, ilmu pelet ini berkembang dengan sangat subur. Itu semua di sebabkan orang-orang yang tinggal di negara ini haus akan ilmu dan pengetahuan.

Ilmu bisa dikatakan hanya sebagai sebuah sarana atau kendaraan, dan pastinya kendaraan tersebut akan bisa bergerak apabila ada orang yang mengendalikannya (supir).

Lalu apakah ilmu pelet itu baik atau jahat ?

Banyak sekali yang bertanya demikian, dan menurut kesimpulan saya adalah jangan menyalahkan ilmu, karena ia hanya sebatas sarana atau kendaraan saja. Karena ada orang atau oknum yang mengendalikan dibalik semua itu dan menggunakannya untuk tindakannya yang salah.

Jika saya ibaratkan ilmu pelet sebagai sebuah pisau yang bisa digunakan untuk kegunaan apa pun. Jika pisau digunakan untuk memotong sayur atau bawang maka pisau tersebut telah sesuai dengan fungsinya.

Jika pisau digunakan untuk membunuh atau membuat orang lain terluka maka pisau tersebut menyalahi fungsi. Well, begitu pun dengan ilmu pelet yang banyak digunakan menyalahi fungsi sebenarnya.

5 Tips agar terhindar dari pengaruh ilmu pelet


1. Memiliki iman kepada Sang Pencipta

Rasa keimanan sangat dibutuhkan sekali bagi seorang hamba yang selalu memohon perlindungan. Dengan rasa keimanan yang kuat maka akan semakin kuat juga pertahanan diri kita secara lahir maupun bathin.

2. Selalu bersuci

Bersuci bisa dikatakan dalam keadaan wudhu (untuk beragama islam). Untuk yang beragama di luar islam lakukan pensucian sesuai keyakinan. Jika kita sudah bersuci maka perlindungan Sang Pencipta ada bersama kita. Dan kelebihan jika selalu dalam keadaan suci akan menjauhkan diri dari berbagai godaan baik yang terlihat maupun yang tak terlihat.

3. Berdoa

Berdoa itu sangatlah penting, agar selalu terhubung dengan Sang Pencipta dan memperoleh perlindungan-Nya. Dengan selalu berdoa maka segala perlindungan dan keselamatan lahir dan bathin menyertai orang yang berdoa.

4. Selalu berpikir positif

Berpikir positif itu sangat diperlukan, untuk menjaga dari pengaruh pengguna ilmu pelet. Pikiran positif akan membentuk gelombang positif yang mengelilingi tubuh sebagai pertahanan tubuh.

5. Selalu berbuat baik

Berbuat baik kepada siapa pun itu sangat menyenangkan. Dengan berbuat baik tentu semua orang akan baik kepada kita. Hukum alam atau hukum timbal balik itu berlaku di semesta ini. Karena jika kita berbuat baik akan mendapat kebaikan pula. Dan hal tersebut telah dijamin Tuhan pada semua kita sucinya dari mulai Zabur, Taurat, Injil dan Alquran.

Well, itulah beberapa cara sederhana agar kita bisa terhindar dari pengaruh ilmu pelet yang disalahgunakan baik sengaja maupun tidak sengaja. Semoga bisa menambah wawasan kita bersama.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar