Cara Membuat Slime

Slime adalah mainan yang sedang trend saat ini. Bentuknya seperti pasta atau jelly. Slime sangat digemari anak-anak karena dari teksturnya yang kenyal dan warnanya yang menarik. Membuat anak-anak menyukai bermain dengan slime.

Slime

Awalnya admin kurang paham mengenai mainan yang satu ini, karena trend akan Slime baru tahun 2016 yang lalu. Tapi ketika ponakan membawa Slime kerumah dan memperlihatkannya admin baru paham sepenuhnya tentang Slime.

Karena pertama melihat admin pun bingung dengan slime yang di bolak-balik lalu dipencet-pencet dan bolak-balik kembali mirip orang kurang kerjaan he..he..😜

Di lain waktu lagi ponakan datang kerumah dengan membawa bahan-bahan untuk membuat Slime. Wah, jadi lebih banyak tahu tentang cara membuat Slime secara langsung. Sepertinya keberuntungan selalu menyertai admin he..he.. 😂

Saya yakin anda pasti sudah tidak sabar bukan ingin mengetahui bahan-bahan pembuat Slime. Bahan pembuat Slime ternyata mudah didapat. Dan saya yakin anda pasti sudah mengetahuinya. Baiklah agar anda tidak penasaran lebih lama lagi, berikut ini bahan-bahannya.

Advertisement
• • • • • •

Bahan-Bahan Slime

1. Lem Kayu (Lem Fox)

2. Slime x (cairan khusus)

3. Bedak

4. Sabun cair

5. Air

6. Minyak Zaitun

7. Pewarna

Cara Membuatnya

• siapkan wadah seperti baskom lalu buka lem fox dan taruh pada wadah tersebut.

• setelah itu beri sedikit cairan khusus (slime x) kurang lebih 4 sendok makan.

• taburkan bedak kedalam wadah kurang lebih 2 sendok makan.

• tuangkan minyak zaitun 1 sendok makan.

• tuangkan sabun cair 5-7 sendok makan.

• tuangkan sedikit air mentah, lalu aduk semua bahan sampai kalis.

• setelah adonan menjadi kalis, kenyal dan tidak lengket, lalu pisahkan adonan pada wadah kecil-kecil seperti wadah untuk jelly.

• langkah terakhir warnai slime dengan warna kesukaan anda. Anda cukup memberikan 3 tetes pewarna cair dan mengaduk slime sampai warnanya berubah seperti warna yang anda suka.

Sangat mudah bukan! Catatan penting yang perlu diingat jika Slime masih terasa lengket teksturnya maka anda perlu menambahkan Cairan khusus (slime x) dan sabun cair. Sangat simpel bukan jika kita mengikuti cara diatas.

By the way, jika slime yang anda buat sudah jadi dan bingung cara memainkannya, maka anda bisa melihat vidionya seperti dibawah ini.



Selamat bereksperimen dengan Slime dan buatlah dunia ini seindah warna-warni Slime. Dan siapa tahu bisa membuka peluang bisnis anda kedepan.

Advertisement

12 Responses to "Cara Membuat Slime"

  1. Oohhh gitu yang tong..eehh!! Maaf bapak Indra maksudku..😳😳😱

    Berarti nggak beda jauh kaya lilin mainan yaa! Pak..

    Cuma kalau Cheme...eehh Salah Slime maksudku lebih unik & punya teknik lucu yang menurut anak2...

    Kenyal serasa kaya mencet2 anu gitu pak..😱😱😳😳😳

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ee..hhh nak' satria tak kira sampah,,😝

      Lama gak muncul kirain dah jadi korban pemerasan loh 😂

      Ya, kalau slime memang mirip dengan anu,,😂

      Delete
  2. Aku jadi ingat sebulan yang lalu pernah buat slim dengan gadis kecilku, awalnya beli setiap pulang sekolah selalu pulang bawa slim
    ya warnanya memang cantik-cantik, sesuai dengan karakter anak-anak ceria tapi tetap soft
    kalau sudah bermain slim asyik banget membentuk bermacam-macam bentuk lucu-lucu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak Maya, kalau dipegang soft banget..

      Delete
  3. Wah ini bisa saya coba nanti buat mainan calon anak.. Hehe

    ReplyDelete
  4. o begitu ya cara buatnya. anak saya yang suka bawa mainan itu. saya pikir awalnya permen kenyal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga berpikir begitu mang, kirain permen yuppy..😂

      Delete
  5. Saya kira permen kang 😂😂😂

    ReplyDelete
  6. adik saya demen banget mainin ini dirumah, sampe saya juga ketagihan. hehe...
    saya suka sama baunya aja sih. ternyata ini pake sabun yah.saya aja baru tahu mas.nah loh kalau udah tahu cara buatnya bisa jadi bisnis nih.lumayan di jual di sekolah-sekolah SD.

    ReplyDelete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!