Skip to main content

Gonjang Ganjing Negeri Burung

Hallo sobat pembaca semua, ku rangkaikan beberapa kata untuk memahami makna-makna yang tersirat dalam setiap peristiwa dan alur cerita yang amat langka. Karena setiap kejadian dan peristiwa merupakan pelajaran bagi mereka yang mau menggali makna yang tersirat didalamnya.


Kisah berikut ini merupakan alur cerita misteri yang tak kunjung selesai. Karena masih tertutup kabul tebal yang hanya bisa dibuka sedikit demi sedikit. Karena cerita ini menyangkut saya, anda dan kita semua.

Awal cerita ini menjadi bahan penelitian admin selama 7 tahun kebelakang. Dan entah mengapa saya selalu terkait dengan berbagai kejadian aneh diluar logika manusia.

Saya yang sedang asyik menetap di jawa timur pun harus kembali ke wilayah barat, tepatnya Tangerang-Banten. Entah apa yang terjadi saya pun tak mengerti. Sepertinya naluri menuntun saya untuk kembali ke tanah kelahiran.

Sang pamomong yang merupakan guru sejatinya manusia selalu memberikan sinyal dan teka-teki, baik secara langsung maupun lewat mimpi untuk dikupas lebih dalam. Dan hal ini menarik bagi saya untuk melakukan kajian lebih dalam lagi.

• • • • • •

Empat bulan ini banyak sekali terjadi hilang komunikasi. Entah apa yang terjadi semenjak bulan puasa 2016 lalu. Bangsa denawa kembali muncul dan membuat keributan di negeri burung. Bangsa denawa adalah bangsa raksasa seperti buto ijo, bergolo ireng dan gunduruwo.

Kami yang tinggal di inti bumi hilang komunikasi dan hubungan bilateral menjadi tak menentu, serta banyak terjadi kekacauan. Segala puji bagi Allah yang selalu terus memberi kami petunjuk untuk menyelesaikan teka-teki ini.

Tanggal 25 september 2016 kami pun singgah ke negeri burung untuk mencari bukti-bukti untuk menyelesaikan teka-teki hilangnya komunikasi. Karena menurut petunjuk kami harus singgah kesana.

Kedatangan kami disambut dengan baik, hanya saja ada keganjilan-keganjilan yang tidak bisa di tutupi di raut wajah para penduduk negeri tersebut. Karena keganjilan pada manusia hanya bisa dilihat dari bahasa tubuh dan tutur katanya.

Suasana negeri terasa sangat panas dan waswas, tidak seperti biasanya yang sejuk. Tapi perasaan itu kami tahan dan tidak kami ungkapkan. Karena kedatangan kami untuk mengumpulkan banyak bukti untuk di evaluasi kembali.

Kecurigaan kami pun semakin menguat, ketika setiap penduduk negeri ini memiliki tingkat emosi yang tidak manusiawi. Sepertinya ada sesuatu..? "Pinjam kata-kata mbak Syahrini" ! 😂

Ditambah lagi banyak berseliweran hawa dari bangsa denawa..! Oh my God, what happen is this..! "Celotehku dalam hati". 😰

Ternyata petunjuk Sang Illahi Robbi memang tidak pernah salah. Petunjuk 96 hari bakal terjadi gonjang-ganjing akhirnya pun terjadi. Kami pun tidak bisa menghentikan, karena memang sudah menjadi suratan takdir yang tertulis dalam kitab kehidupan.

Kejadian pertama pun sempat membuat kami shok, karena harus membaca petunjuk yang agak sedikit nyeleneh dan sulit di nalar oleh otak kami yang mungkin terlaku kaku membaca setiap petunjuk alam.

Petunjuk pertama datang dari seorang wanita yang sudah bersuami dan memiliki satu anak. Akan tetapi si wanita ini bertingkah aneh, yaitu pada waktu tertentu suka menari layaknya seorang sinden. Dan yang lebih ekstrem pada saat tertentu pula wanita tersebut berlari keluar rumah tanpa menggunakan sehelai benang pun, dan mengucapkan buka, buka dan buka..!

Well, mungkin bagi anda yang melihat kejadian itu pasti menyangka orang gila. Tapi bagi kami itu sebuah petunjuk untuk membuka babat tanah banten. Karena kejadian tersebut terjadi di banten maka kami pun sepakat untuk membuka alur cerita banten.

Petunjuk kedua yang masih dari wanita tersebut ingin segera di nikahkan kembali. Padahal dia sudah memiliki suami dan satu orang anak. Petunjuk apa lagi ini..?

Untuk mengupas petunjuk kedua ini, kami pun segera naik ke gunung santri dan menemui beberapa sesepuh yang terkait dan paham akan kode alam tersebut. Rupanya kejadian tak lazim tersebut sudah tertulis dalam kitab khusus yang di simpan rapih. Dan yang lebih aneh lagi kami menjadi para lakonnya dalam kitab tersebut.

Bagaimana bisa seperti itu ya..? Tanda tanya besar yang sampai hari ini terus kami pikirkan, padahal kami baru menemui para sesepuh tersebut baru satu kali..!

Semoga saja kami bisa menyelesaikan dan mengisi teka-teki ini dengan baik, sesuai dengan suratan takdir Sang Pencipta.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar