Cahaya Lilin Ditengah Hutan

Bang Satria yang guanteng.. Aye pesen plastik 1 kilo aje yee..😉

Tumben mpok beli 1 kilo biasanya 5 kilo..?! 😅

Iye bang, ane lagi empet liat laki aye..! 😤

Empet knape Mpok..!? 😅

Itu tuh gara-gara aturan ganjil genap, jadi sekarang laki aye pingin kawin lagi biar bininya genap bang..! 😬

Waduh...!!! Ga salah Mpok..!? 😱

Iye bang,, emang dasar semua laki begitu..! 😤

Eeeiitsss...!! Jangan salah Mpok, aye ga loh Mpok..! 😅

Denger Yee Mpok, tidak semua laki seperti itu banyak juga yang baik. Jika ada yang seperti itu, itu berarti oknum yang mencemari kaum laki-laki..! 😅

Nah, dengerin nih nasehat aye,, kalau bisa Mpok jangan sampai menjadi lilin ya..!? 😅

Emang ada ape dengan lilin bang..!? 😒


Well, berbicara tentang lilin pasti anda sudah paham. Lilin adalah sebuah sarana yang apabila di sulut dengan api akan menjadi sebuah pelita atau penerangan. Lain halnya jika anda bermain api pasti akan terbakar, terutama api asmara..! 😅


Lalu bagaimana jika lilin tersebut adalah Anda sendiri yang mencoba memberikan penerangan pada sebuah hutan yang gelap. Maka tindakan tersebut akan dikatakan mubazir..? Kenapa demikian, karena sudah ada cahaya bulan yang menerangi hutan tersebut. 😅

Begitu pun jika Anda mencoba memberikan penerangan kepada hati yang gelap, jangan sampai anda mampu memberikan penerangan akan tetapi diri Anda sendiri meleleh sedikit demi sedikit seperti lilin. Cape deh he..he..!! 😂

Memberikan penerangan kepada hati yang gelap memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh proses panjang dan konsisten dari waktu ke waktu. Contohnya seperti aye nih Mpok, selalu memberikan penerangan pada para pembeli terutama yang janda..hi..hi.. 😂

Hati yang sedang diliputi kegelapan jangan dipaksa untuk menjadi terang kembali, karena hal tersebut akan sia-sia saja. Akan tetapi tunggulah sampai grafik kegelapannya mencapai titik puncak dan setelah itu akan menurun. Nah, jika suami mpok lagi marah-marah biarkan marahnya sampai tuntas alias mentok. Setelah itu baru rayu hatinya pelan-pelan mpok..! 😅

Pada saat kegelapannya sudah mulai menurun barulah anda bisa memberikan sedikit demi sedikit penerangan agar kembali kepada keseimbangan. Ya, kesimbangan dimana gelap dan terang sebenarnya adalah satu bagian dan satu proses yang menjadikan Anda bertambah dewasa. Nah, setelah mpok sudah bisa mendapatkan hatinya.. Barulah Mpok ajak bersatu maka dengan begitu doi akan takluk pada Mpok hi..hi..😂

Ingat! Umur itu seperti es batu. Dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair... digunakan atau tidak digunakan umur kita tetap akan berkurang dari jatah yang telah ditetapkan.

"Selagi masih tersisa jatah usia kita, lakukanlah kebaikan sebanyak yang kita mampu lakukan, bukan kebaikan yang dipaksakan atau karena keterpaksaan karena perasaan hati tidak enak."

• • • • • •

Ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kembali :
1. Waktu
2. Ucapan
3. Kesempatan
Jagalah 3 hal diatas, jangan sampai Anda menyesal karenanya.

Bagilah waktu Anda sebaik mungkin, karena jika Anda tidak bisa membagi waktu, Anda akan tertinggal olehnya. Waktu adalah salah satu moment yang tidak bisa di ulang kembali.

By the way, ucapan adalah salah satu sarana untuk berbagi informasi, saling memahami tentang segala hal. Oleh karena itu jagalah ucapan Anda jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang kurang enak, apalagi sampai menyakiti orang lain. Karena apa yang sudah keluar dari mulut Anda akan susah untuk ditarik kembali. ingat..! mulutmu adalah harimau mu..!

Nah, untuk yang satu ini juga tidak bisa di ulang kembali yaitu kesempatan. Kesempatan adalah waktu terbaik yang jika kita mengisinya dengan hal baik dan bermanfaat akan berefek pada diri kita dan orang lain. ingat jika ada kesempatan jangan dipakai untuk nyopet ya..he..he..

Dengan menarik nafas panjang, fiiuuuhh..!? Satria pun menyudahi kuliah paginya bersama para janda yang sedang berbelanja di toko plastiknya.. 😪

Advertisement

16 Responses to "Cahaya Lilin Ditengah Hutan"

  1. menerangi hati yg gelap. kata2nya kok malah so swiyyt mas. saya kalo baca yg romantis2 malah sedih. jomblo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. He..he..
      Mungkin pingin mengakhiri masa jombonya mas..😅

      Delete
  2. Haallaaa!!...terus apa hubunganya Janda sama lilin, apa sama2 mengandung minyak..😱😱😳😳 😬

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hapal banget yang sering bermain minyak..😰😱

      Delete
    2. Wuahahahahaha ...
      Minyak goreng apa ..., minyak pertamax niiih 🤣 ?

      Delete
    3. he..he.. coba tanya atas saya, doi merangkap juragan minyak loh...?!

      Delete
  3. wah, kalau jadi lilin sih masih mending, asal jangan disiram minyak lilinnya di tengah hutan. hihihihi. goot, mantap mas.

    ReplyDelete
  4. 😀😁 tapi kalau rembulan tak menampakan sinarnya, lilin pun berguna soalnya gelap takut ada.... hehe

    ReplyDelete
  5. Hehhe salam kenap sobat namun sebelum itu izinkan saya ngeri sejenak dengan hadirnya sebuah sajak gaya etnografi betawi. Salut buat karya imajinasinya yang gokil.

    Setuju bahwa tiga hal yang tidak bisa kembali adalah waktu, ucapan, dan kesempatan. Hadirnya postingan ini sangat reflektif buat saya. Salam damai

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah mampir dan membaca postingan yang alakadarnya..

      Delete
  6. Hahahaa ... ngakak aku baca dialog suaminya pengin kawin lagi biar jumlahnya genap 😂
    Kocak dan kreatif, bikin nyengir yang baca 😁

    Indah sih cahaya lilin itu ..., cuman harus hati-hati saat digunain.
    Mudah bikin terbakar ruangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mas api lilin memang bahaya, tapi lebih bahaya lagi jika bermain api asmara he..he..

      Delete
    2. Uuufft .. betuuul bingiitz itu ..
      Kalo udah kebakar ... , waaah bisa-bisa bikin kelojotan 😅

      Delete
    3. bisa sampe kurus kering juga loh, he..he..

      Delete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!