Memahami Jalan Pikiran Duit

Mendengar kata duit sudah pasti mata Anda mulai berubah, dari yang mulai redup menjadi setengah melotot karena kaget. Ada apakah sebenarnya dengan duit, hingga membuat yang melihat maupun yang mendengarnya menjadi begitu senang dan bersemangat..?

Duit menjadi penyemangat bagi siapa pun yang memilikinya, baik muda maupun tua semuanya seperti terkena aliran listrik duit. Mungkin memang benar jika duit memiliki sengatan listrik halus bagi semua orang.


Duit atau uang adalah alat tukar pembayaran yang sah dan di akui oleh negara. Berhubung duit sebagai alat tukar maka posisinya sering berpindah-pindah tempat, dari dompet si A ke dompet si B, dari Bank yang satu ke Bank yang lain. Intinya duit ini terus bergerak.

Nah, bergeraknya duit inilah yang terkadang orang belum mengetahui rahasianya, bahwa duit itu bekerja bolak-balik untuk berbagai tujuan manusia. Membantu manusia untuk mencapai berbagai kesepakatan. Baik kesepakatan yang positif maupun negatif.

Duit tidak suka diam di satu tempat saja, ia lebih senang berpindah-pindah. Karena jika duit diam di satu tempat harus ada satu alasan kuat agar betah ditempat tersebut, jika tidak ia akan pergi baik si pemiliknya suka maupun tidak suka.

Jika kita ingin mengetahui kesukaan duit, maka kita harus mengetahui jalan pikiran duit itu sendiri, karena manusia dan duit sebenarnya memiliki jalan pikiran yang sama. Berikut ini persamaan  antara manusia dan duit :

Persamaan Jalan Pikiran Manusia Dan Duit


1. Jika manusia tidak mau dikekang atau dipenjara maka duit pun memiliki hal yang sama. Duit tidak mau berlama-lama di dalam dompet Anda karena seperti di penjara.

2. Jika manusia suka akan keramaian begitu pun dengan duit. Duit senang berkumpul di tempat yang ramai karena banyak terjadi transaksi jual dan beli.

3. Jika manusia senang berlibur ketempat-tempat yang baru, begitu juga dengan duit. Duit juga senang berpindah-pindah ketempat yang baru.

4. Jika manusia menyukai hal kenyamanan maka duit pun memiliki hal yang sama. Duit menyukai tempat yang nyaman dengan 2 alasan, pertama banyak temannya dan yang kedua sering terjadi perpindahan tempat.

5. Jika manusia menyukai hal keindahan maka duit pun memiliki hal yang sama. Oleh karena itu ciptakan sesuatu yang indah maka duit akan tertarik menghampiri Anda.

Anyway, jika semakin banyak Anda memahami jalan pikiran duit, maka semakin mudah duit itu datang menemui Anda. Dan satu hal penting yang harus Anda ketahui bahwa duit datang menghampiri Anda untuk disalurkan kesana dan kemari, dan bukan di simpan didalam dompet Anda berlama-lama.

So, antarkanlah duit kesana dan kemari sebaik mungkin, karena jika hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan maka tak heran jika kehidupan Anda selalu dikelilingi oleh duit. 🤗

Advertisement

13 Responses to "Memahami Jalan Pikiran Duit"

  1. Ciptakan sesuatu yang indah dan berkepribadian dan punya nilai jual. Sehingga dengan sendirinya duit itu menghampiri. Mantaplah.

    ReplyDelete
  2. Mabuk2....mabuk duit semua orang mabuk duit ...siang & malam mikirin duit...

    Mau pacaran pake duit...Kerumah janda pake duit...Duit2 bisa jadi penyakit..Mabuk2 duit...mabuk2 duit...😂😂🏃🏃🏃🏃🏃🏃

    ReplyDelete
  3. hehehe....
    topik sederhana, tapi MANTAP mengulasnya.
    Thank you for sharing

    ReplyDelete
  4. Uang memang bukan segalanya mas, tapi dengan uangnya semuanya lebih lancar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, karena uang adalah sarana dalam bertransaksi..

      Delete
  5. Makasi mas indra telah berbagi ilmunya..
    Saya jadi mengerti arti duit..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ok, semoga gak marahan lagi sama duit ya he..he..

      Delete
  6. Duet oh duet karena duet rela pulang subuh, lupa kalau ada yang nunggu di rumah..,☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wk..wk..wk..🤣
      Kira2 siapa tuh yang pulang subuh.. 🙄🤭

      Delete
  7. dahulu kala belum ada uang untuk transaksi, masih tukar menukar barang
    mereka dapat hidup bahagia mas

    jangan sampai kita tiap hari 24 jam hanya mikir uang saja, harus dibarengi dengan ibadah kepada Tuhan

    ReplyDelete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!