Kecanduan Menulis


Ide bisa muncul dimana saja, bahkan tanpa anda bisa menduganya. Berlatih menulis tentu membosankan pada awalnya. Tapi bila sudah kecanduan anda akan ketagihan setiap saat. Tak bisa di pungkiri bahwa kemajuan dalam bidang teknologi saat ini sangat deras, sehingga menyebabkan masyarakatnya gemar melakukan aktifitas saling berbagi.

Kata berbagi seolah menjadi pemicu manusia zaman sekarang, baik berbagi status, tips, ide kreatif maupun berbagi keluh kesan dan unek-unek yang mungkin sudah terpendam selama ribuan tahun he..he..! Anyway, semua tergolong dalam kategori berbagi. Dan begitu pun Anda yang membaca disini, mungkin akan melakukan hal yang sama yaitu berbagi. 😀


Wadah dalam berbagi di dunia maya sangatlah bervariasi, semua tergantung Anda dalam memilih yang cocok. Jika Anda ingin berbagi yang tulisannya sangat panjang antara 300-1000 kata, sebaiknya menggunakan wadah blog atau website. tapi, jika tulisan yang Anda bagi kurang dari 100 kata, sebaiknya menggunakan sosial media seperti Facebook, Google Plus, Twitter dan lain sebagainya.

Mereka yang sudah memulai untuk berbagi tulisan dalam wadah blog atau website dinamakan blogger. Blogger adalah orang yang menciptakan dan berbagi tulisan-tulisan kreatif. Keuntungan menulis di blog bisa menjadikan Anda pandai menulis, menjadikan Anda tidak gatek [gagal teknologi] dan kuper [kurang pergaulan].

By the way, Banyak para blogger yang sudah mulai kecanduan. Seperti tidak boleh melihat coretan di dinding tolet, pemandangan kuburan, koran bekas atau majalah lawas, karena itu semua bisa menyebabkan mereka sakau akan menulis. Karena jika pikiran mereka sudah dirasuki oleh ide dan inspirasi, maka bersiaplah Anda menjadi kecanduan menulis. 🤣

Oleh karena itu para penulis yang sudah kecanduan itu tidak boleh melihat sedikit tulisan, maka ide jeniusnya akan muncul. Makanya para penulis yang matanya sudah gatal bin jelalatan biasanya yang di lirik semuanya berbentuk tulisan, gambar  dan sesuatu yang unik. Jadi, sebaiknya Anda memperhatikan tanda-tandanya Anda memiliki gejala kecanduan menulis.

Untuk anda semua yang baru belajar menulis seperti admin ini usahakan menulis dengan mengalir saja. Jangan memaksakan untuk membuat topik yang tidak kita kuasai. Hal demikian bisa membuat otak tertekan dan akhirnya gagal membuat tulisan.

Jangan terlalu memikirkan kualitas tulisan, tapi usahakan mengalir saja seperti air. Maka jika sudah terbiasa akan terasa mudah. Intinya terus belajar meneliti dan memahami tulisan yang kita buat sendiri. Lambat laun dengan keterbiasaan tersebut Anda akan merasa ringan dan mudah menciptakan tulisan yang cocok dengan karakter Anda.

Dan berikut ini gejala-gejala bagi yang wajib diketahui bagi Anda yang sudah mulai kecanduan akan menulis.

1. Sering Melamun

Kecenderungan sering berpikir membuat otak terus bekerja siang dan malam, hal ini kurang baik. Padahal bangsa Dhemit seperti Pocong dan Miss Kunti saja keluar cukup malam saja, sedangkan waktu siang dipakai untuk bobo..! 😱

2. Sering Pusing

Gejala pusing sering dialami para blogger yang sudah kecanduan menulis. Tidak posting sehari saja bisa membuat pusing mereka kambuh. Entah pusing karena belum posting, belum makan, atau bisa jadi dompet mereka yang semakin menipis. 🤭

3. Sering Mengeluh

Sering Mengeluh juga bisa dikategorikan sebagai gejala kecanduan. Pikiran selalu terbayang html dan javascript yang di otak-atik selama 7 hari 7 malam belum selesai juga. Dan ditambah lagi bayangan mantan yang hilir mudik dan tak mau juga hilang..! 😱

4. Tertawa Sendiri

Nah, untuk gejala yang satu ini wajib diperhatikan. Tertawa sendiri tanpa sebab yang jelas dan tanpa adanya lawan bicara bisa dikategorikan gila. Banyak sudah korban yang berjatuhan akibat membaca di blog ini. Entah apa alasannya Admin sendiri pun kurang paham..! 😱

5. Menangis Sendiri

Untuk gejala yang terakhir ini bisa dikategorikan stadium tingkat 9, karena menangis sendiri tanpa adanya sebab bisa dibilang kecanduan yang tak terukur. Kecanduan yang sudah mendarah daging bisa menyebabkan para blogger membutuhkan penghayatan yang dalam untuk membuat tulisan yang spektakuler bin viral. Jurus ini biasa digunakan oleh para senior blogger untuk menyedot traffic yang tinggi.

Dan anehnya, mereka yang menerapkan jurus terakhir ini bisa menyebabkan para blogger lain ikut menangis bareng. Entah apa yang terjadi, apa mungkin karena blog mereka kebanjiran traffic yang secara kebetulan menyebabkan adsense mereka kena banned bareng-bareng. Atau mungkin para blogger ini mencintai satu orang yang sama dan semuanya ditolak..! 😱

By the way, lima sebab diatas hanyalah bersifat kemungkinan saja, belum bisa dikatakan 100 persen benar. Tapi, jika Admin sering perhatian setiap membaca disini kebanyakan berperilaku seperti diatas. Ditambah lagi jika mendekati tanggal muda dan sesudah gajian, mereka pasti semangat banget membaca disini..! 🤭

Advertisement

8 Responses to "Kecanduan Menulis"

  1. hmm kalau aku apa ya, udah bukan kecanduan menulis lagi sepertinya, tapi menulis adalah duniaku sekarang. tiap hari harus nulis hehe dan aku menikmatinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah, untuk yang satu ini mirip orang bingung he..he..

      Delete
  2. Menulis 300 kataan itu sampai saat ini masih tampak berat sekali. Tapi saya terus berusaha untuk melatihnya. Soal kualitas, aduh saya jadi malu. Sama sekali tidak berbobot, dan saya yakin pembaca juga bingung dengan artikel yang saya sajikan. Pastinya ikut pening kepala deh.
    Dikepala ide menulis banyak sekali, tapi saat didepan komputer jadi beku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau menurut saya yang berat itu menahan rindu kang he..he,,
      nah, kalau kepala sudah beku kasih kopi biar cair he..he..

      Delete
  3. Sepertinya saya memang kecanduan menulis :p menulis berita buat kampus maksudnya hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah,, kalau yang satu ini tipe malu-malu hi..hi.. 🤣

      Delete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!