Menjemput Uang

Menjemput uang adalah sebuah judul yang akan kita kupas kali ini. Kata menjemput itu sudah pasti, dan objek yang akan kita temui sudah ada. Kata menjemput sangat jarang digunakan khususnya kepada uang. Karena biasanya orang menggunakan kata mengejar, seperti mengejar target dan mengejar setoran.

Kata mengejar itu bermakna objek yang kita tuju masih samar-samar atau masih belum diketahui secara pasti. Jadi, jika kata mengejar target yang sering Anda gunakan sehari-hari, maka rutinitas sehari-hari Anda seperti mengejar yang tak pasti keberadaannya.


Namun jika Anda menggunakan kata menjemput maka sudah pasti akan bertemu. Sebagai gambaran, "Mas Bro tolong jemput saya di Alfamart depan kompleks sekarang..!" Nah, mas bro sudah pasti akan bertemu dengan yang di jemput nya.

Sebenarnya apa sih yang saya bicarakan, apakah Anda bisa menangkap maksud yang tersirat dalam pikiran saya..? Saya hanya bisa mengira mungkin dari Anda paham sebagian saja, mungkin juga sebagian ada yang bingung, garuk-garuk kepala, merenung dan banyak respon yang sedikit nyeleneh..he..he.. 🤭

It's ok, semua yang Anda pikirkan tentang tulisan ini adalah respon saja. Yang jadi misteri adalah bisa atau tidaknya Anda menangkap makna tersirat tergantung daya cerna pikiran Anda, Apakah Anda masih menggunakan Intel Pentium 1 atau Pentium 4. Jika perangkat pikiran Anda sudah upgrade maka akan paham maksud tulisan ini.

Yang saya maksud dalam tulisan kali ini adalah kata yang bekerja dalam alam bawah sadar Anda, apakah kata mengejar, seperti mengejar target, mengejar setoran, mengejar cinta dan lain sebagainya. Nah, jika kata mengejar yang bekerja maka Anda akan selalu berperilaku terus mengejar. Seperti orang berlari yang membutuhkan power yang besar untuk mencapai hasil yang di tuju.

Namun, jika kata menjemput yang bekerja dalam alam bawah sadar Anda, maka perilaku kehidupan sehari-hari Anda akan seperti menjemput. Perilaku Anda santai, tidak memerlukan power yang cukup besar, karena yang di tuju sudah menunggu minta di jemput. He..he.. pahamkah maksud saya.. 😀

By the way, lalu bagaimana dengan menjemput uang..? Nah, untuk kasus yang seperti ini sangat langka tapi ada beberapa orang yang sudah menerapkan dalam alam bawah sadarnya. Kesadaran akan kata dan makna dibaliknya akan mempengaruhi perilaku kehidupan Anda.

So, lihat kembali ke alam bawah sadar Anda masing-masing, tengok dan perhatian kata mana yang bekerja, apakah lebih baik menjemput atau mengejar. Semua pilihan tergantung kepada pribadi Anda masing-masing. Karena saya hanya lewat membawa petromax ke alam kubur Anda masing-masing..! 🤭

Advertisement

10 Responses to "Menjemput Uang"

  1. Okay, saya bisa pahami tulisan ini. Pilih menjemput atau mengejar. Seperti halnya sebuah komunikasi mengenai permintaan "saya harap kamu datang" atau "kamu harus datang". Mungkin perbandingannya berbeda jauh, tetapi ada unsur permainan pikiran dalam keduanya. Who knows, :D

    ReplyDelete
  2. mengejar cintaku kepada mbake. ha ha.

    kalo saya katakan menjemput uang berarti bertemu. ya, sumpah nggak mudeng aku. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngopi dulu mas biar mudeng hi..hi.. 🤣

      Delete
  3. Mengejar, akan tampak lebih capek karena ya itu harus kejar-kejaran. LEbih enaknya menjemput pacar eh maksudnya saya menjemput rezeki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya, menjemput pacar dan menjempur rezeki sama-sama enak kang he..he..

      Delete
  4. wah...asik, bisa menjemput uang...hehehe

    # Met pagi minggu

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah kan.. kalau dengar kata uang pasti langsung ijo he..he..

      Delete
  5. kalau buat aku istilahnya mengejar apa menjemput uang ya. soalnya sebagai wanita kodratnya dikejar dan dijemput. tapi sayang sampai sekarang belum ada yang ngejar apalagi menjemput heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh...?
      kayanya promo nih he..he..
      ayo para pria segera hadir, yang di atas saya minta di jemput he..he..

      Delete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!