Skip to main content

Uang Haram

Well, berbicara tentang uang memang tidak akan pernah ada habisnya, akan tetapi banyak sisi pembelajaran yang juga kita perlu ketahui bersama. Uang hanyalah sebuah sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sarana yang sangat bermanfaat untuk mendukung keberlangsungan hidup, baik sandang, pangan maupun papan.

Memang benar uang itu bukan segalanya, tapi semua butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup di zaman now. Sangat berbeda dengan dahulu kala, dimana uang bukanlah sebuah prioritas utama. Tak bisa di pungkiri bahwa kehidupan manusia memang tak bisa lepas dari yang namanya uang. Uang hadir sebagai solusi bersama agar manusia saling mengenal dan bersosialisasi.


Mau makan butuh uang, mau sekolah butuh uang, mau liburan butuh uang, mau bersedekah butuh uang bahkan mau dikuburpun manusia tetap membutuhkan uang. Oleh karena itu uang jangan dimarahi dan di salahkan terus, karena uang tidak pernah benci kepada Anda. Justru uang membantu Anda memperlancar jalan agar mudah terwujud.

By the way, berbicara tentang uang haram sudah pasti banyak yang mengetahui secara garis besarnya saja. Uang haram adalah sebuah istilah saja, yang bermakna uang tersebut adalah hasil dari perbuatan yang kurang baik. Contohnya seperti uang itu didapat dari hasil mencuri, merampok, menjarah, maupun korupsi.

Pada hakikatnya semua uang tidak ada yang haram, yang haram adalah perbuatan kurang baik yang dilakukan oleh si manusia tersebut. Kenapa dikatakan haram..? Karena perbuatan tersebut bertentangan dengan aturan agama. Aturan yang ada pada agama melarang hamba-hamba-Nya untuk berbuat yang tidak baik, seperti mencuri, merampok, menjarah maupun korupsi.

Jadi, jika ada segelintir manusia yang mendapatkan uang dengan jalan mencuri, merampok maupun korupsi maka uang hasil mencuri, merampok maupun korupsinya dikatakan haram. Nah saya rasa sampai disini Anda paham, tentang makna uang haram.

Anyway, jika suatu saat Anda mendapat kesempatan untuk mencuri atau korupsi, apakah Anda akan melakukannya atau sebaliknya..? Karena bukan tidak mungkin manusia akan tergoda dengan yang namanya uang. Dan satu hal penting yang harus Anda ketahui, jangan pernah menyalahkan setan karena Anda tergoda mencuri atau korupsi. Karena pilihan melakukan hal tersebut semuanya tergantung Anda.

Karena kebanyakan manusia yang berhasil ketahuan dan ditangkap oleh para petugas melakukan hal tersebut, dengan menjawab, kerena godaan setan jadi khilap. Padahal setan tidak melakukan apapun, karena doi biasanya cuma ngintip, ngopi dan ngudut di warung yang ramai pengunjung. "Habis manis sepah dibuang", begitulah manusia, ia yang merasakan manisnya setelah pahit dilempar ke orang lain.

So, jadi sebenarnya yang bisa melihat setan itu adalah ibu pemilik warung. Jadi, jangan kaget jika Anda sedang berada disana kemudian ibu warung marah dengan berteriak, "dasar setan.. tiap hari bisanya kasbon makan, ngopi, ngudut terus..?! Nah, itu tandanya ibu warung sedang melihat setan..hi..hi.. 🤭

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar