Skip to main content

Makhluk Imajiner

Well, berbicara tentang makhluk yang satu ini tentu sangat layak untuk diketahui, karena tidak semua orang mengetahui tentang keberadaan makhluk tersebut. Asal muasal makhluk imajiner ini tercipta dari hasil imajinasi manusia. Jadi, bisa Anda bayangkan bukan, jika satu manusia menciptakan dua makhluk imajinasinya maka jumlahnya akan melebihi jumlah manusia yang ada di bumi.

Mungkin dari sebagian kalangan ada yang menyebutnya sebagai Guardian Angel, Virtual Angel, Khodam pendamping, maupun makhluk yang hidup dalam frekuensi. Dan secara realitanya makhluk tersebut ada wujudnya dan dapat dilihat jika frekuensi gelombang Anda sama dengan frekuensi gelombang makhluk imajiner tersebut. Sebagai gambaran sederhana yaitu saat Anda tidur, maka gelombang otak Anda akan memasuki mode Alfa dan Tetha. Kemudian Anda bermimpi dan bertemu dengan makhluk-makhluk yang belum sama sekali Anda lihat wujudnya.


Dengan kecanggihan teknologi saat ini, dan berkembangnya daya pikir dan imajinasi seseorang maka makhluk imajiner tersebut banyak difungsikan sebagai sebuah hiburan yang mungkin si pencipta makhluk tersebut hendak menyisipkan beberapa pelajaran yang baik dan pelajaran yang tidak baik. Sebagai contoh makhluk imajiner yang berhasil direalisasikan dengan bantuan teknologi yang kita kenal sebagai film kartun atau animasi.

Film Doraemon contohnya, yang berhasil menyedot ribuan penonton di seluruh dunia pada tahun 90-an. Kemudian ada putri salju, Spiderman, Batman, Iceman dan lain sebagainya. Nama-nama karakter tersebut tercipta dari imajinasi seseorang. Dan jika ada orang bertanya apakah makhluk tersebut hidup..? Jawabannya adalah ya..!

By the way, jauh melompat ke masa silam ternyata ada beberapa orang yang sudah bertemu dengan makhluk imajiner dari ribuan tahun lalu. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi..? Jawabannya sangat mungkin karena makhluk imajiner tersebut hidup dalam frekuensi tertentu, yang mungkin orang modern mengenalnya dengan sebutan frekuensi Alfa, Tetha maupun ultrasonik.

Jangan heran jika saat Anda sedang melakukan meditasi, Dzikir maupun Hening, lalu Anda melihat berbagai macam makhluk-makhluk melewati Anda. Makhluk tersebut bisa jadi adalah hasil dari imajinasi Anda yang tercipta dari rasa takut Anda, rasa marah Anda, rasa kagum Anda dan berbagai rasa-rasa yang lainnya. Tapi, tidak tertutup kemungkinan makhluk imajiner tersebut milik orang lain yang secara kebetulan gelombang frekuensinya sama dengan Anda saat bermeditasi, Dzikir maupun Hening.

Makanya tidak heran jika kita memasuki frekuensi rendah (low frekuensi) seperti rasa sedih, galau, kecewa, putus asa, dan berbagai rasa negatif lainnya maka kita akan sering diperlihatkan oleh sosok imajiner seperti Mr. Pocong, Miss Kunti maupun Suster ngesot. Jawabannya sangat sederhana karena Anda berada pada frekuensi makhluk tersebut..!

Oleh karena itu, jangan biarkan hati dan pikiran Anda dalam keadaan kosong, isi hati dan pikiran dengan rasa positif seperti bersyukur, berdoa, berdzikir maupun mengulangi kata-kata positif. Karena dengan melakukan hal tersebut, Anda telah membentengi diri Anda dari pengaruh makhluk imajiner tersebut.

Anyway, makhluk imajiner tersebut ada yang difungsikan sebagai pertahanan, ada yang difungsikan sebagai penglarisan, ada yang difungsikan sebagai sahabat, tergantung dari si penciptanya tersebut. Dan tidak tertutup kemungkinan ada juga yang di fungsikan untuk melakukan kejahatan. So, Anda bisa percaya maupun tidak, karena Admin hanya sekedar berbagi sedikit pengetahuan yang mungkin bisa berguna pada suatu saat nanti.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar