Skip to main content

Catatan Sejarah Merantai Kemerdekaan

Sejarah memang selalu menarik untuk disimak. Berbagai kejadian dan peristiwa besar terkadang membuat kita penasaran dan rasanya ingin lompat kemasa lalu menyaksikan peristiwa tersebut. Namun sayang, sampai saat ini belum satu profesor pun yang mampu menciptakan mesin waktu.

Sehingga dengan sangat terpaksa, admin hanya bisa menyajikannya dalam bentuk catatan sejarah, dan bukan alat untuk menengok sejarah. Karena ya itu tadi, belum tercipta mesin waktu. Tapi, sekalipun ada mungkin admin akan pergi sendiri, karena jika mengajak Anda semua di khawatirkan akan "baper" (bawa perasaan), karena ingin mencegah para mantan menikah dengan orang lain..! 🤭


Blogger juga manusia..! Begitulah celoteh admin kali ini. Karena beberapa hari ini admin sibuk observasi sana-sini, melompat dari satu situs ke situs yang lain untuk menemukan kunci-kunci pemecahan terhadap masalah yang sedang dihadapi.

But, apa yang terjadi..! Setelah membaca ke situs-situs tersebut, admin belum menemukan jawaban yang pas dan cocok. Dari sinilah admin mendapatkan sebuah pelajaran penting bahwa blogger juga manusia, maksudnya seorang blogger juga memiliki keterbatasan.

Kata keterbatasan inilah yang sedang admin robek untuk membuka jalan agar menemukan kemungkinan-kemungkinan yang cocok dan selaras. Jadi, bagi Anda yang belum menemukan sesuatu yang Anda cari jangan mudah berputus asa, persis seperti syair lagu Cakra Khan yang berbunyi, ..'jangan mudah.. putus asa..bersabarlah wahai hatiku..semua ada hikmahnya..! karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Just remember that..! 👍

By the way, "pucuk dicinta ulam pun tiba"..! Begitulah kata-kata yang tertulis dalam dinding toilet umum yang admin kunjungi kemaren sore. Sebuah kata-kata yang bisa mengingatkan kita kembali akan masa silam saat sekolah dahulu. Saat dimana Anda mengenang mata pelajaran bahasa Indonesia yang secara kebetulan gurunya galak, jaim, jutek maupun kemayu..! 🤭

But..! Apalah arti sebuah kata-kata bagi orang yang sedang buntu dalam berpikir..? Karena semuanya bisa nampak gelap, seperti malam yang merindukan siang. Tapi, bagi seorang pengembara cinta seperti Satria, kata-kata adalah sebuah senjata untuk menaklukkan para janda. Sehingga siapa pun yang berhadapan dengan makhluk yang satu ini pasti akan luluh, takluk sampai mengemis cinta..! 🤭

Anyway, sampai hari ini tidak semua orang paham akan sejarah, baik sejarah tentang dirinya maupun tentang sejarah bangsa ini. Anak zaman sekarang adalah produk dari sebuah konspirasi besar yang Anda belum ketahui secara pasti. Karena pelajaran sejarah bangsa ini 90% hanyalah sebuah rekayasa saja.

Sejarah yang dikarang sedemikian rupa agar bisa menjadi sebuah kebenaran. Sedangkan sejarah yang asli disimpan rapat, jikalau perlu diberi jamu sari rapet agar makin rapet saat terjadi penerobosan-penerobosan tanpa izin yang mungkin bisa membuat Anda sedikit merem melek.

Darah itu merah jenderal..! Artinya kebenaran itu tidak perlu tampil sesuai dengan kenyataan. Kenyataan warna darah yang sejatinya merah pun bisa dimanipulasi menjadi darah berwarna pink, agak kuning keemasan sampai darah biru yang katanya darah para bangsawan.

Bangsa yang mandiri adalah bangsa yang mampu menciptakan peradabannya sendiri, bukan sebuah bangsa yang ikut apa kata bangsa lain yang belum tentu benar dari segi prinsip hidupnya. Apakah kita tidak memiliki kesadaran saat ini..? apakah selamanya kita hanya mengikuti sebuah sistem yang sudah jelas merupakan belenggu dari kemerdekaan semua manusia,,?

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar