Skip to main content

Mutiara Hidup

Hidup jika tidak memiliki ujian maka tidaklah dikatakan hidup. Karena adanya berbagai ujian bertujuan meningkatkan kemampuan hidup manusia itu sendiri. Mengasah ketidakmampuan menjadi mampu, merubah sudut pandang dari tidak bisa menjadi bisa, dari yang tidak mengerti menjadi mengerti dan yang terpenting merubah hidup kita agar memiliki kemauan bertahan hidup.

Banyak perumpamaan yang bertebaran di alam semesta yang bisa kita jadikan ilmu dan pengetahuan. Hanya saja terkadang kita malas untuk mengupas, malas untuk belajar apalagi mengkajinya. Jika sifat tersebut kita terus pupuk maka tidak perlu menunggu lama, maka kita akan tertinggal dari yang lain.


Alam menyediakan berbagai pengetahuan untuk manusia-manusia yang mau berpikir dan memaksimalkan fungsi otaknya. Alam selalu memberikan sinyal-sinyal kepada manusia, hanya saja kita kurang peka, atau mungkin kita kurang memaksimalkan kemampuan pendengaran kita.

Sebagai contoh sederhana adalah sebuah bunglon, hewan ini mampu bertahan hidup karena memiliki kemampuan untuk menyamar dalam kondisi apa pun. Bunglon mampu merubah warna tubuhnya menyerupai berbagai benda yang ia sentuh. Apabila ia menyentuh batang pohon, maka kulitnya akan berubah menyerupai batang pohon.

Sebagai contoh lain adalah kupu-kupu, hewan ini tercipta dari sebuah proses panjang yang layak untuk kita ketahui. Asal muasal hewan ini berasal dari proses ulat, lalu berubah menjadi kepompong, kemudian barulah menjadi kupu-kupu yang cantik. Mungkin Anda melihat proses tersebut hanya sederhana, tapi jika diteliti dan dikaji lebih dalam, Anda akan banyak menemukan rahasia-rahasia Tuhan.

Jika kita kupas, sebenarnya proses terjadinya kupu-kupu banyak mengandung pengetahuan rahasia tentang kehidupan. Secara sederhana kupu-kupu berkata, jika kamu ingin bisa terbang, maka kamu harus melakukan sebuah tirakat. Tirakat yang dilakukan kupu-kupu tersebut adalah dengan cara berpuasa tidak makan selama beberapa hari saat hewan ini menjadi kepompong.

By the way, tidak semua orang bisa melakukan tirakat, tapi apa yang dilakukan kupu-kupu adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga. Dalam fase kepompong, ia berdoa tanpa henti, sambil berpuasa dalam ruang yang gelap. Tanpa kita sadari kupu-kupu sedang mengajarkan kita bahwa untuk menemukan jati diri Anda yang sebenarnya maka lakukanlah tirakat.

Well, untuk menemukan apa pun yang menurut Anda penting maka lakukanlah tirakat. Jika Anda ingin mencapai kesuksesan apa pun, maka belajarlah pada alam. Ia sudah menyediakan apa pun, hanya saja kita selalu diliputi rasa malas dan tidak mau belajar. Ingat satu hal bahwa Anda hidup pasti memiliki sebuah tujuan.

Oleh karena itu, temukan tujuan hidup Anda yang sebenarnya. Apakah tujuan Anda diciptakan hanya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil, atau tujuan Anda diciptakan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besar. Pilihan tergantung pada Anda hari ini dan saat ini. Dan saat Anda selesai membaca disini, saya berharap semoga Anda menemukan mutiara dalam lautan huruf yang saya tulis.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar