Cara Atasi Perasaan Negatif

Setiap manusia pasti memiliki berbagai perasaan yang menyelimutinya. Terkadang perasaan itu bisa mengarah pada hal yang negatif dan terkadang juga positif. Baik pikiran maupun hati selalu naik turun kadang diatas terkadang dibawah, tergantung situasi yang mempengaruhinya.

Moment Bahagia

Manusia itu diibaratkan seperti pemancar gelombang sekaligus penerima gelombang. Jadi, manusia itu selalu memancarkan gelombang, kadang gelombang positif, kadang gelombang negatif. Sebagai contohnya, jika anda sedang marah maka perasaan yang anda pancarkan adalah perasaan negatif. Tapi ketika anda sedang bahagia anda sedang memancarkan perasaan positif.

Apa pun gelombang yang anda pancarkan akan mempengaruhi apa pun yang ada disekeliling anda, baik benda mati maupun manusia sebagai mahluk hidup. Sebagai contohnya jika anda tersenyum pada orang yang anda jumpai maka secara otomatis orang tersebut akan berbalik tersenyum. Ini menandakan bahwa orang tersebut menerima gelombang positif yang anda pancarkan. Apa anda paham maksud saya?

Perasaan negatif bisa timbul karena ada pemicunya. Sama halnya jika kita ingin membuat sebuah api harus ada komponen pendukungnya seperti, pematik, bahan bakar dan oksigen. Begitu juga perasaan negatif pasti memiliki pemicu.

Berikut ini saya buka beberapa hal yang bisa menimbulkan perasaan negatif itu bisa muncul pada diri kita tanpa kita sadari. Karena kunci utama memahami diri sendiri itu harus sadar dulu.

Hal Yang Bisa Menimbulkan Perasaan Negatif

1. Menonton Televisi

Menonton televisi adalah faktor utama perasaan negatif itu muncul. Ketika anda menonton tayangan televisi seperti film-film galau, kekerasan, pembunuhan dan lain sebagainya, apakah anda menyadari informasi tersebut masuk kedalam alam bawah sadar anda semua. Jika informasi tadi tidak anda saring terlebih dahulu, melainkan langsung diserap maka sangat berbahaya pada kehidupan anda.

Menonton televisi dengan tayangan yang tidak disaring bisa membuat karakter anda seperti itu. Cobalah anda cross cek kembali kedalam diri anda masing-masing, agar anda tidak tersugesti dengan sugesti yang salah. Silahkan menonton dan mencari informasi ditelevisi, tetapi jangan sampai anda dibanjiri oleh informasi-informasi yang bisa membuat anda bingung. Saring terlebih dahulu sebelum informasi itu diserap oleh pikiran anda.

2. Mendengarkan Musik Galau

Faktor yang kedua ini juga cukup parah. Musik galau bisa menyebabkan anda cepat tersugesti pada perasaan lagu yang dimainkan. Tanpa sadar anda sedang menyerap gelombang kesedihan kedalam pikiran anda. Jika hal ini terus berlanjut maka program hidup anda akan mirip seperti lagu galau yang sering anda putar.

Solusi terbaik adalah anda cek kembali kedalam diri anda masing-masing, apa seperti lagu itu atau tidak. Jika ya, maka segera rubah lagunya. Anda hanya perlu mendengarkan lagu-lagu yang isinya semangat dan membawa keceriaan.

3. Mendengarkan Gosip

Faktor yang satu ini sudah banyak kita jumpai. Membicarakan keburukan orang lain itu sangat berbahaya. Contohnya jika anda satu orang membicarakan keburukan orang lain dan lima orang mendengarkan dengan serius, maka kelima orang tersebut telah menyerap gelombang negatif. Dan jika kelima orang tersebut menyebarkan pada orang lain, dari mulut ke mulut, maka berapa banyak gelombang negatif itu menyebar luas. Sulit dibayangkan bukan!

Advertisement
Itulah kenapa gosip itu sangat berbahaya. Yang awalnya satu orang maka efeknya bisa ribuan bahkan jutaan orang terhasut. Belum lagi jika gosipnya disebarkan dimedia seperti Televisi dan Koran maka seluruh dunia bisa mengetahui.

Tontonlah televisi seperlunya saja, bacalah koran seperlunya saja. Saring informasi yang masuk sebelum diserap oleh pikiran anda. Jangan biarkan informasi negatif masuk kedalam pikiran anda.

Selalu berpikir positif terkadang memang agak sulit, tapi bisa anda lakukan secara perlahan. Pikiran dan perasaan kita itu seperti grafik yang naik turun. Artinya bisa positif dan juga berpikir negatif.

Jika kita sudah memahami cara kerja dari pikiran dan perasaan yang sering naik turun, alangkah baiknya juga kita mempelajari hal-hal yang bisa menimbulkan perasaan positif itu muncul dengan cepat. Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang bisa anda coba untuk meningkatkan perasaan positif anda.

Kegiatan Yang Bisa Meningkatkan Perasaan Positif

1. Olahraga

Olahraga adalah salah satu kegiatan yang sangat baik untuk meningkatkan perasaan positif anda. Apalagi jika anda melakukannya dengan fokus, maka pikiran dan perasaan negatif akan mudah hilang dari pikiran anda. Nikmati olahraga sebagai sebuah kegiatan yang menyenangkan.

Anda bisa mencoba olahraga lari, bermain Tennis, berenang dan lain sebagainya. Dan yang terpenting buat pikiran dan perasaan anda bahagia.

2. Bernyanyi

Mengeluarkan suara hati bisa dilakukan dengan berbagai hal, contohnya bernyanyi. Pilihlah lagu yang berirama happy agar pikiran dan perasaan anda menjadi happy. Dan kunci utamanya adalah nikmati kegiatan bernyanyi tersebut.

3. Menulis

Untuk yang satu ini tentunya dikhususkan bagi seorang penulis yang ingin menuangkan ide-ide yang sudah cukup menumpuk dipikiran. Dan biasanya ketika ide tersebut sudah disalurkan lewat sebuah tulisan maka pikiran dapat menjadi tenang.

4. Rekreasi

Rekreasi atau piknik adalah sebuah kegiatan yang cukup ampuh untuk menghilangkan penat dan beban dipikiran kita. Melihat pemandangan laut maupun pemandangan gunung bisa membuat pikiran kembali segar.

Semoga beberapa tips diatas bisa bermanfaat bagi anda semua yang ingin terbebas dari perasaan negatif yang sudah mulai menjamur sekarang ini.

Advertisement

5 Responses to "Cara Atasi Perasaan Negatif"

  1. iya menulis, bener banget
    tp yg paling cepet ngiangin perasaan negatif adalah... dapet duit hihi

    ReplyDelete
  2. Saya paling suka mendengarkan lagu galau. Tapi untungnya saya suka menulis.
    Jadi impas lah. Hahahaa

    ReplyDelete
  3. Biasanya saya menulis dsn bernyanyi, inginnya sih rekreasi tapi kadang keadaan tidak memungkinkan

    ReplyDelete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!