Belajar Dari Angin Di Gunung Gede Pangrango

Hallo sobat berjumpa kembali di blog saya, saya harap semua pembaca dalam keadaan baik-baik saja & selalu dalam perlindungan sang pencipta. Pada artikel ini penulis akan berbagi sedikit kajian tentang belajar dari angin. Pada artikel ini pula penulis akan berbagi sedikit tentang pengalaman hidup penulis. Pada tahun 1997 silam kala itu saya masih bersekolah di sekolah menengah kejuruan dan pada waktu itu hobi saya adalah berkemah.

Gunung Gede Dari Peta

Saya berkemah bersama tiga sahabat saya ke puncak gunung gede pangrango yang terkenal dengan keindahannya. Selain terkenal dengan keindahan alamnya gunung gede pangrango juga terkenal dengan mistiknya. Sudah banyak cerita misteri kematian di gunung tersebut. Akan tetapi didalam benak saya selalu berpikir positif.

Banyak sekali halangan & rintangan untuk mencapai puncak gunung gede pangrango, terutama di wilayah yang terkenal dengan nama tanjakan setan. Karena untuk melewati tempat tersebut kita harus berpegangan dengan akar-akar pohon, sambil naik merayap dengan beban tas ransel yang sangat berat di pundak kita. Setelah 7 jam perjalanan akhirnya kami tiba di puncak gunung gede pangrango dengan mengucapkan rasa syukur yang teramat dalam atas keselamatan yang di berikan kepada kami.

Di puncak gunung gede pangrango kami tidak bisa mendirikan tenda karena angin berhembus dengan kencang, akhirnya kami turun ke daerah alun-alun surya kencana yaitu berupa lapangan luas yang begitu indah. Pada esok paginya saya berjalan-jalan di alun-alun surya kencana tersebut menikmati keindahan alam dan bunga edeluis yang sangat cantik. Saya tertegun melihat bunga tersebut bergoyang-goyang di terpa angin seolah-olah mereka berdua sedang bercanda.

Tak terasa fikiran ini terbawa ke alam imajinasi yang di penuhi ide-ide yang muncul secara tiba-tiba. Di dalam hati berkata :
siapa itu angin..? 
"Angin adalah udara yang bergerak."
Apakah angin itu hidup..? 
"Ya angin itu hidup bahkan bukan cuma hidup angin pun bertasbih kepada sang pencipta."
Jika angin bertasbih apakah angin bisa berbicara..? 
"Ya angin bisa berbicara kepada orang-orang tertentu saja."
Lalu kenapa angin bergerak terus-menerus..? 
"Angin bergerak terus menerus sebenarnya mereka memberi pelajaran kepada kita, bahwa angin menyapa siapa pun yang ada di hadapannya, baik itu manusia yang jahat atau pun manusia yang baik semua di sapanya tanpa pilih kasih."

Ternyata dengan bergeraknya angin mengajarkan kita tentang silaturahim antara sesama makhluk Tuhan. Disamping itu juga angin ingin menunjukkan eksistensinya bahwa ia ada di sekitar kita. Hidup bersama dengan angin dan saling bekerja sama melalui tiap hembusan nafas yang jarang kita sadari.

Semoga dengan cerita singkat ini dapat menambah wawasan para pembaca semua dan membukakan tabir antara yang tersurat dan tersirat dan satu hal lagi jangan coba-coba berbicara dengan angin di depan orang banyak jika tidak ingin di sangka orang gila..he..he.

Cukup sekian dari saya, apabila ada saran-saran saya tunggu di kolom komentar.
Semoga tetap jaya tanah tumpah darahku tercinta.

Advertisement

8 Responses to "Belajar Dari Angin Di Gunung Gede Pangrango"

  1. dengan memahami alam sekitar kita juga tahu dan akan lebih mengenal yang menciptakan nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan perlahan semoga bisa tergeser pola pikirnya

      Delete
  2. kebesaran-NYA memang tak bisa diragukan demikian juga Angin di Gunung Gede, pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya

    ReplyDelete
  3. Kalau saya kenal Gunung Gede dengan cerita mistiknya...
    Berbicara masalah angin di gunung gede memang kita bisa mengambil pelajaran, dimana angin selalu ada meskipun tak pernah bisa kita lihat..

    ReplyDelete
  4. Ke indahan alam sangat menakjubkan, dengan mengenal alam hidup pun akan damai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengenal alam juga perlu, agar manusia tidak lupa dengan alam

      Delete

Komentar yang masuk akan dimoderasi :
1. Jangan menyertakan link aktif
2. Berkomentarlah dengan cerdas!