Skip to main content

Syarat Terwujudnya Sebuah Doa

Doa merupakan sebuah kebutuhan semua hamba yang beriman, karena doa merupakan sebuah tali penghubung antara hamba dan Sang Pencipta. Selain itu pula doa menjadi sebuah pintu masuk dari berbagai kebutuhan manusia.

Sebagai contoh sederhana, saat diri kita merasa tidak tenang terhadap sesuatu hal maka sebuah doa bisa menjadi solusi atas ketidaktenangan tersebut. Sebuah doa menjadi penguat manusia atas kondisi yang sedang dihadapi. Itulah kenapa manusia harus selalu terhubung dengan Sang Pencipta.


Selain itu pula doa menjadi tanda bahwa diri kita memang lemah dan butuh dukungan, butuh kasih sayang, butuh kekuatan, butuh keselamatan dan semua itu hanya bisa didapatkan jika kita selalu terhubung dengan Sang Pencipta.

Manunggal dengan Sang Pencipta bisa dilakukan lewat berbagai cara dan Anda bisa menemukan sebuah cara yang pas dan cocok dengan akar jati diri Anda sendiri. Karena manunggal dengan Sang Pencipta itu hanya bisa dilakukan lewat koneksi private dan tak bisa dilakukan secara beramai-ramai.

By the way, semua doa itu bisa terwujud asal dengan satu syarat, yaitu syarat dan rukunnya sebuah doa itu terpenuhi maka doa tersebut akan menjelma menjadi sebuah kenyataan. Kenyataan terwujudnya sebuah doa itu bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor X. Bisa X1, X2, X3, dan faktor X seterusnya.

Faktor X disini bisa berupa tempat, dimana Anda pasti sering mendengar bahwa ada tempat-tempat yang makbul untuk berdoa, seperti di masjid, di Mekkah, di petilasan, di atas gunung dan lain-lain. Faktor X yang lain bisa berupa jumlah hitungan, karena jumlah hitungan pun memiliki andil sebagai syarat terwujudnya sebuah doa. Ada yang berdoa dengan 3x hitungan, ada yang berdoa 7x hitungan, ada yang berdoa 9x hitungan dan seterusnya.

Selain itu pula ada faktor X yang berupa waktu-waktu khusus dalam berdoa, seperti saat 1/3 malam, menjelang subuh, saat waktu Dhuha, saat selesai Adzan, saat terbenam matahari dan lain sebagainya. Jadi, usahakan Anda sedikitnya memahami tentang waktu-waktu khusus ini. Karena hal ini juga merupakan syarat terwujudnya sebuah doa.

Ada lagi faktor X yang berupa manusia, dan Anda harus mengetahui hal ini. Karena setiap bagian menjadi pelengkap kesempurnaan sebuah doa. Faktor X berupa manusia seperti ibu dan ayah, mintalah kepada beliau agar mendoakan Anda, selain itu ada anak yatim, ada orang miskin, ada pengemis, ada para guru, ada para sesepuh, dan lain sebagainya. Mintalah doa dari para beliau ini.

Selain itu ada faktor X yang berupa pengorbanan, pengorbanan disini bisa berupa harta seperti bersedekah, infak maupun amal jariah. Selain itu ada pengorbanan waktu, sudahkah Anda berkorban waktu untuk menolong orang yang membutuhkan. Ada lagi yang dinamakan pengorbanan pikiran, pengorbanan ini adalah selalu memberikan solusi yang baik dan bijak atas permasalahan orang lain.

Well, masih banyak faktor X yang lain, yang merupakan misteri dari terwujudnya sebuah doa. Mari berpikir dan menggali bersama agar Anda bisa menjadi manusia-manusia yang memiliki keampuhan dalam berdoa. Munculkan apa yang berada di dalam diri Anda, agar tidak terlihat seperti cangkang yang berjalan.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar