Skip to main content

Ular Cobra Satria Buron

Akhir-akhir ini banyak terjadi ditemukan ular cobra yang memasuki wilayah kompleks perumahan. Hal ini menjadi tanda tanya besar, karena sejatinya ular cobra tersebut sangat enggan memasuki wilayah padat penduduk.

Dari mulai wilayah Pandeglang, Tangerang, Jakarta, Bogor, Cikarang sampai Depok semua tak luput dari kunjungan para ular cobra yang mampir ke tiap rumah. Hal ini berdampak pada ketakutan para emak-emak yang khawatir anaknya di gigit ular tersebut.


Dan saat ini ular cobra pun menjadi sangat viral di berbagai media penyiaran, baik di Facebook, YouTube maupun Televisi. Entah kenapa para ular tersebut keluar dari tempat persembunyian dan menyerang ke tempat para penduduk.

By the way, para ahli dan pemerthati hewan pun bermunculan dan mengeluarkan statement yang sangat bervariasi. Seperti hal nya para pakar politik yang sangat update mengeluarkan statement-statment yang bisa membuat kita sedikit terkejut dan terhibur.

Menurut mereka bahwa para ular cobra keluar dari sarangnya dikarenakan kawasan hutan yang sudah mulai sedikit karena area hutan yang biasanya di gunakan untuk mencari makan pun sudah jarang di temui. Sehingga mereka melakukan perluasan wilayah ke area penduduk.

Lain kepala tentu berbeda pemikiran, menurut Prof.Dr Amrana yang menyelesaikan studi tentang hewannya di universitas Kansas Amerika serikat mengatakan bahwa perilaku ular cobra seperti ini tentu di dasari oleh sebab yang sangat mendasar.

Dan lebih dalam menurut beliau bahwa ular Cobra ini memiliki sifat dendam terhadap siapa pun yang pernah menyakitinya. Dan tak heran jika di negara Afrika maupun di India banyak kasus yang menceritakan tentang kematian yang di gigit oleh ular Cobra.

Dan menurut pakar konstruksi dan telekomunikasi yaitu Ir. Erbete yang merupakan ahli di bidang pembangunan dan perbaikan segala jalur arus AC maupun DC sempat berasumsi lain mengenai keluarnya para Cobra yang akhir-akhir ini sedang viral.

Menurut beliau ini semua terjadi secara tidak sengaja, jadi waktu itu beliau sedang asyik berjalan-jalan di sebuah kebun kosong untuk mencari inspirasi. Saat itu beliau melihat sepasang ular Cobra yang mati tergeletak, dan kelihatannya akibat bekas luka korban tabrak lari, karena terlihat bagian kepala hancur.

Karena penasaran beliau pun melihat dengan detail dan mengecek di sekeliling kebun kosong itu. Dan secara kebetulan beliau pun menemukan sarang ular Cobra tersebut serta menemukan anak-anak ular cobra yang masih sangat kecil-kecil dan lemah. Kemungkinan anak-anak ular Cobra tersebut menunggu kedua ibu bapaknya yang sedang mencari makanan.

Karena beliau tak tega melihat anak-anak ular cobra yang sangat lapar, beliau hendak mencarikan makanan. Tak berapa lama melangkah dari sarang Cobra, ada seseorang yang turun dari mobil box menuju kebun kosong tersebut. Karena curiga beliau pun sempat mengintip orang tersebut.

Jika di lihat dari sekilas beliau pun sempat mengenali sosok orang tersebut. Sosok misterius tersebut ternyata sedang buang air kecil yang mengenai sarang anak-anak ular Cobra tersebut. Sepertinya anak-anak ular Cobra tersebut mendapatkan tambahan extra makanan dari sosok misterius tersebut. 🤭

Karena khawatir terjadi sesuatu terhadap anak-anak ular Cobra tersebut beliau pun menemui sosok misterius tersebut yang ternyata adalah Satria. Satria pun kaget karena ada orang yang menghampirinya saat buang hajat.

Oleh karena itu, menurut Ir. Erbete menyimpulkan bahwa saat satria sedang buang air kecil yang tepat mengenai sarang anak-anak ular Cobra tersebut, anak-anak ular Cobra tersebut mengira sedang di beri makan oleh Ayahnya.

Jadi, secara keseluruhan bisa ditarik kesimpulan bahwa ular Cobra yang bermunculan di setiap daerah dalam rangka mencari sosok Ayah yang pernah memberi makan mereka kala itu. 🤭

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar